Foto Profil Handi Suyadi

Handi Suyadi

405 Review | 127 Makasih
Level 9
  • 4.8  
    Go! Go! Curry! [ Gatot Subroto, Jepang ]

    Ciri Khas Berada di Kuah Kari

    Setelah hanya tersedia di Jakarta dan sekitarnya, sejak 2024 Go!Go!CURRY! mulai hadir di Bandung. Salah satu cabangnya berada di TSM Bandung. Jujur penulis ketinggalan setahun. Cabang TSM Bandung sendiri sudah pernah pindah lokasi sekali karena area yang lama kini menjadi Kidzooona Safari.

    Ciri khas di Go!Go!CURRY! berada di peralatan makan. Hanya disediakan garpu saja. Mau tidak mau, harus makan menggunakan garpu. Piring yang digunakan terbuat dari kaleng.

    Go!Go!CURRY! menjual menu kari khas Kanazawa. Terdapat beragam pilihan lauk yang bisa dipilih.

    Chicken Katsu Curry (Size M) (9.5/10)
    Warna kuah kari bisa diidentifikasi sebagai pembeda dengan kompetitor. Kari versi Go!Go!CURRY! berwarna coklat tua. Meski kuah tampak kental, karakter rasa cenderung ringan. Rasanya asin dan sedikit pedas dari lada hitam. Dari segi karakter rasa bukan tipe yang cocok untuk semua kalangan. Tapi jika doyan, pasti akan mengatakan suka.
    Chicken katsunya memiliki kulit yang renyah. Dagingnya juga tebal. Porsi daging berbanding lurus dengan porsi nasi.
    Menu disajikan bersama coleslaw.

    Gyoza (8/10)
    Hanya tersedia dalam varian digoreng.
    Rasa gyoza cenderung biasa saja. Gyoza disajikan bersama saus yang gurih.

    Sebagai tambahan, bisa menambahkan acar jahe (atau lobak?). Warnanya merah tua, sehingga sekilas bisa dikira adalah cabe.

    Go!Go!CURRY! Cabang TSM Bandung ukurannya sangat besar. Tidak perlu khawatir kesulitan mendapat tempat duduk.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 3.8  
    BBQ Mountain Boys [ Pasir Kaliki, Barat ]

    Overhyped di Kalangan Turis

    BBQ Mountain Boys Burger atau juga dikenal sebagai BMB Burger termasuk salah satu penjual burger yang populer di kalangan turis. BMB Burger sering disebut sebagai burger terenak di Bandung. Jujur agak heran karena di media sosial banyak orang Bandung yang mengatakan di Bandung masih ada yang lebih enak dari BMB Burger.

    Pilihan menu tidak terlalu banyak. Selain burger, ada chicken wings, sides, dan minuman.

    Classic Single Burger (6/10)
    Pilih varian ini karena alasan kepraktisan dalam makan. Ribet kalo makan double, susah gigitnya.
    Agak kecewa karena rasa dan kualitas patty sangat mengecewakan. Patty terasa seperti kurang menyatu, sangat kentara saat dikunyah. Rasa patty hanya asin dari garam saja.
    Saus 'tenggelam' oleh rasa asin patty yang jauh lebih dominan. Begitu pula dengan acar dan caramelized onion yang ikut 'tenggelam'. Kedua elemen tersebut tidak mampu menyelamatkan rasa burger.
    Di sisi lain, roti cukup empuk.

    BBQ Chicken Wings (9/10)
    Dibandingkan dengan menu burger, menu chicken wings termasuk yang jauh lebih baik rasanya.
    Sausnya cenderung asin. Ada sedikit manis juga. Rasa saus tidak terkesan pasaran. Semua permukaan terlumuri dengan saus.
    Daging sangat empuk. Bagian dalam daging sama sekali tidak terasa hambar.
    Pilih disajikan bersama jalapeño pickles.

    Ternyata setelah mencoba, apa yang dikatakan oleh orang Bandung di media sosial benar adanya. Rasa burger malah mengecewakan.

    Hindari makan pada saat weekend karena sering overcrowding, terutama pada jam makan.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Teras by Plataran [ Gede Bage, Indonesia ]

    Plataran Versi Harga Bersahabat

    Plataran tidak hanya menargetkan segmen kelas menengah atas saja, tetapi juga kelas menengah. Lewat merek Teras by Plataran, Plataran dapat menggaet konsumen dari segmen menengah yang belum mampu makan di Plataran.

    Karakter rasa makanan dan jenis menu di Teras by Plataran tak ada bedanya dengan Plataran. Bisa dikatakan konsisten sama enaknya dengan di Plataran. Perbedaannya berada di harga jual yang tidak semahal di Plataran.
    Berhubung saat itu makan masing-masing, maka hanya satu menu yang direview.

    Bebek Nasi Kencur (9/10)
    Bebek goreng renyah dan gurih. Karena renyah, maka agak susah untuk dipotong, walaupun dagingnya tidak keras sama sekali. Serundengnya sangat berlimpah. Bumbu serundeung kurang lebih serupa dengan bumbu bebek goreng.
    Rasa nasi terasa khas dan unik, rasa kencur. Tidak terlalu tajam bumbunya, namun tetap selalu dapat dirasakan pada setiap suap nasi.
    Menu disajikan dengan kerupuk puli (yang sangat besar ukurannya), kentang mustofa, sayur plecing dengan topping sambal, dan sambal. Porsi kentang mustofa sangat banyak. 

    Mengikuti jejak Plataran, tingkat kepedasan termasuk rendah. 

    Sayang sekali image positif tercoreng dengan pelayanan yang tidak konsisten. Satu menu baru keluar setelah menunggu selama hampir setengah jam. Sangat janggal karena saat itu restoran sedang tidak dipenuhi konsumen. 

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Wukong BBQ [ Pasir Kaliki, China ]

    Menu Unggulan yang Sesungguhnya Adalah Claypot

    Wu Kong BBQ dikenal luas dengan menu Chinese BBQ. Hanya saja, kekuatan utama Wu Kong BBQ justru berada di menu claypot.

    Berlokasi di ruko, maka tempat tidak terlalu besar. Khusus ruang menggunakan AC terletak di lantai 2.

    Mixed Rice - Roasted Pork & Steamed Chicken (7/10)
    Sangat mengecewakan, hampir semua item rasanya sangat datar. Cenderung underseasoned.
    Menu disajikan bersama lap chiong, telur, kuah, dan acar yang diiris sangat tipis.
    Kuah tidak terlalu asin.

    Malaysian Butter Chicken (8.5/10)
    Kendati rasa saus tidak autentik, namun rasanya tetap kental dan creamy.
    Ayam disajikan dalam bentuk bite size dan tidak keras.
    Setiap porsi disajikan bersama dengan telur, taburan bawang putih goreng, dan salad.

    Sun Wukong Claypot (9/10)
    Lauk pada claypot sangat beragam. Rasa bumbunya cenderung manis.
    Seru rasanya mengeruk kerak nasi yang menempel di claypot. Harus hati-hati karena sangat keras.
    Dari segi rasa, jauh lebih baik dari menu Mixed Rice. Tak ada lauk yang terasa hambar.

    Spicy Siomay (8.5/10)
    Ini termasuk aneh. Judulnya spicy, tapi rasanya sama sekali tidak pedas. Malah kuahnya lebih ke asin.
    Siomaynya lumayan enak, dengan warna kulit berwarna merah.

    Wu Kong BBQ bukan tipe restoran yang menunya berani asin.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.2  
    Kedai Kopi Oh [ Mekar Wangi, Kafe ]

    Rasa Mudah Diterima

    Kedai Kopi Oh termasuk sudah lama hadir di Mekar Wangi, tepatnya sejak 2018. Walaupun sudah bermunculan banyak saingan, Kedai Kopi Oh tetap eksis dan konsisten ramai hingga saat ini.

    Menu yang ditawarkan berupa menu tipikal kopitiam pada umumnya. 

    Bihun Kuah (8.5/10)
    Kuahnya mirip kuah pho, tapi bedanya lebih manis. Tambahan kecap pada kuah membuat kuah menjadi manis. Dari segi rasa mudah diterima di lidah.
    Minusnya porsi daging dan bihun tidak seimbang. Lebih banyak bihun.
    Porsi menu cukup besar.

    Penang Kway Teow Theng (8.5/10)
    Dari segi penampilan mirip dengan pho, bedanya ada tambahan potongan bawang bombai dan cabai merah. Khusus yang terakhir sebatas hiasan saja, tidak berperan menambah rasa menjadi pedas. 
    Rasa kuah mirip dengan kuah pho. Tidak seperti Bihun Kuah, kuah tampil bening. 
    Porsi menu cukup besar. Dari segi rasa mudah diterima di lidah.

    Penang Char Kway Teow (9/10)
    Lauk yang menyertai kwetiau berlimpah. Ada irisan daging sapi dan sayuran. Plus ada 3 buah udang. Mungkin karena alasan harga jual, maka jumlah udang sedikit.
    Rasa bumbu memang tidak autentik, tapi bumbunya sendiri tetap enak. Ada aroma smokey juga.
    Porsi menu cukup besar.
    Secara umum menu di Kedai Kopi Oh bukan tipe yang benar-benar enak, tapi termasuk yang mudah diterima lidah. Aman untuk dikunjungi berulang kali.

    Parkir di pinggir jalan. Agak susah dicari karena dekat beberapa usaha yang populer plus gereja (valid di hari Minggu).

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.8  
    Sate Khas Senayan [ Gatot Subroto, Indonesia ]

    Kini Hadir di Bandung

    Dari kecil sering diajak ortu makan di Sate Khas Senayan. Paling suka sama satenya. Dulu harus ke Jakarta karena Sate Khas Senayan hanya ada di Jakarta dan sekitarnya. Sekarang bisa makan di Bandung. Sejak 2024, Sate Khas Senayan hadir di Trans Studio Mall Bandung. Ketinggalan setahun, tapi tak apa-apa. 

    Walaupun nama restoran ada embel-embel sate, sebenarnya menunya sangat beragam. Terdapat banyak ragam masakan Indonesia, walaupun sangat Jawa sentris. Wajar karena menu utamanya adalah sate khas Jawa. Rata-rata menu di Sate Khas Senayan lebih cocok untuk disantap rame-rame. 

    Sate Ayam Ponorogo (9.5/10) 
    Favorit dari sejak dulu, Sate Ayam Ponorogo. Sate tampil bersih dengan sangat sedikit bagian yang gosong. Satenya sendiri agak hambar rasanya, tapi masih wajar karena didesain dikonsumsi bersama saus kacang. Dagingnya konsisten empuk.
    Saus kacang kental dan gurih. Ada rasa manis juga dari kacang.
    Ciri khas sate di Sate Khas Senayan adalah sate disajikan dengan wadah batu dalam keadaan dimasak dengan api dibawahnya.
    Sate disajikan bersama dengan sambal dan bawang merah mentah. Jika tidak suka bawang merah mentah bisa minta ganti dengan bawang goreng.

    Sate Kambing (9.5/10)
    Kurang lebih serupa dengan menu Sate Ayam Ponorogo, bedanya Sate Kambing sudah dilumuri bumbu. Dagingnya empuk, walaupun tidak seempuk ayam. Tak ada bau prengus.
    Tidak seperti Sate Ayam Ponorogo, saus yang disajikan bersama sate adalah kecap dengan rasa sedikit pedas.

    Tahu Telur (9.5/10)
    Tahu Telur memang bukan termasuk menu recommended di Sate Khas Senayan, akan tetapi termasuk salah satu paling enak untuk ukuran restoran Indonesia yang menyasar segmen menengah ke atas. Wajib dicoba jika sedang makan di Sate Khas Senayan.
    Tahu Telur tampil sangat meriah, ada telur dadar, tahu, toge, kacang tanah, dan taburan bawang putih goreng. Soal toge, disajikan dalam kondisi fresh. Karena didesain hendak dikonsumsi dengan saus, maka tahu dan telur tidak terlalu asin.
    Terdapat dua pilihan saus siraman, yaitu kecap atau saus kacang. Biasanya suka pilih saus kacang karena sausnya gurih dan kental. Rasanya sangat medhok.
    Porsi menu ini sangat besar. Sangat cocok untuk minimal 2 orang.

    Gurame Pesmol (9.5/10)
    Gurame yang digunakan kualitasnya sangat bagus. Ukuran besar dan tidak bau tanah. Daging ikan sangat lembut.
    Bumbu pesmol terasa kental, asam segar, dan gurih. Bumbunya banyak sampai semua bagian ikan terlumuri dngan bumbu pesmol.
    Walaupun disajikan bersama dengan cabai, ikan sebenarnya sama sekali tidak pedas. Bejek cabai agar ikan menjadi terasa pedas.
    Porsi menu ini sangat besar. Sangat cocok untuk minimal 4 orang.

    Cumi Bakar Bumbu Jimbaran (9/10)
    Bumbu cumi bakar sangat khas. Asam segar dan agak pedas. Mungkin sebaiknya diperbanyak lagi bumbunya karena terasa kurang banyak. Seenak ini perlu dikasih bumbu berlimpah.
    Setiap potongan cumi sama sekali tidak keras. Ukuran potongan juga tidak terlalu besar.
    Menu disajikan bersama sambal.

    Pada waktu tertentu, Sate Khas Senayan juga menjual menu LTO. Sayangnya kualitas menu LTO hit and miss. Kadang ada menu yang failed.

    Lantai 1 semi indoor, sedangkan lantai dua full AC. PR besar buat yang hendak mengajak lansia makan di sini. Akses menuju lantai 2 menggunakan tangga.

    Harga menu memang mahal, tapi untuk standar restoran Indonesia yang menyasar segmen kelas menengah ke atas termasuk worth it.

    Harga per orang: Rp. 100.000 - Rp. 200.000
    Makasih Infonya!




  • 4.4  
    The Deli Bakes [ Riau, Toko Kue,Kafe ]

    Rupanya Ada yang Hampir Zonk

    Kembali lagi ke The Deli Bakes. Harap maklum, karena memang doyan. 

    Beberapa kue yang dibeli adalah repeat. Hanya tiga jenis kue yang belum pernah dibeli sebelumnya. BTW, semua kue difoto karena sebelumnya tidak sempat foto kue yang dibawa pulang.

    Chocolate Mochi Cheesecake (8.5/10)
    Cheesecake menggunakan mochi? Begitulah konsep yang hendak diusung. Bagian luar dilapisi oleh mochi, sedangkan bagian dalam berisi cheesecake.
    Rasa coklat cenderung pahit. Bagian cheesecake rasanya cenderung pahit dan sedikit asam. Mochi tidak terlalu manis. Apabila mengharapkan rasa kue yang manis, mohon maaf sepertinya menu ini bukan pilihannya.
    Dari segi rasa, bukan tipe kue yang bisa cocok untuk semua orang. Bagi beberapa orang, cheesecake terasa aneh.

    Cinnamon Canele (8.5/10)

    Kali ini mencoba canele rasa cinnamon. Ciri khas varian cinnamon adalah keberadaan gula pasir menyelimuti canele.
    Agak disayangkan rasa cinnamon terasa samar-samar. Akhirnya rasa canele nyaris tak ada bedanya dengan canele original.

    Egg Tart Original (8.5/10)
    Cukup aneh melihat The Deli Bakes menjual egg tart, mengingat mayoritas produk yang dijual didominasi oleh produk bakery yang sedang populer di era 2020an, sementara egg tart tidak temasuk dalam kategori tersebut. Egg tart mulai populer dan dikenal luas di Indonesia sejak akhir 2000an, lalu mulai mendapatkan popularitas yang cukup stabil dan awet sejak era 2010an.
    Di luar dugaan, rupanya kualitas dan rasa egg tart versi The Deli Bakes tidak kalah enak dengan kompetitor spesialis egg tart. Bagian tart renyah. Filling banyak dan rasanya lembut.
    Sayang sekali, egg tart tidak memiliki penampilan yang menarik. Bagian luar tampak overcooked hingga gosong. Untungnya bagian dalam tidak ikutan gosong.

    Entah apakah sedang tidak beruntung, tiga jenis kue yang dibeli termasuk inferior dari segi rasa (kecuali egg tart) jika dibandingkan dengan kue yang dibeli sebelumnya.

    Kue yang repeat rasanya sama seperti saat beli pada 30 Juni kemarin. Bisa dikatakan The Deli Bakes sudah berhasil menjaga konsistensi dalam hal rasa meskipun harus berjibaku dengan tingginya permintaan dari konsumen.

    Sepertinya dalam hal parkir sudah tidak sebebas sebelumnya. Mungkin karena penduduk sekitar jalan Pudak tidak mau area depan rumah mereka dipenuhi mobil pengunjung The Deli Bakes, maka sejak bulan Juli 2025 sepanjang jalan Pudak diberi cone berwarna kuning. Pudak Scientific juga ikut serta memasang cone di depan area parkir.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!
    1 pembaca berterima kasih.




  • 4.6  
    Hejo Eatery [ Cipaganti, Vegetarian ]

    Vegan Juga Bisa Enak

    Di daerah Eyckman ada restoran vegan yang terkenal, yaitu Hejo Eatery. Sudah lama eksis di Bandung, mungkin terbantu karena minimnya restoran vegan di Bandung (mayoritas menganut vegetarian dan biasanya Buddhist Vegetarianism). Lokasinya berada di rumah, sharing sama Belanga, D.Dough dan The Deli Bakes.

    Pilihan menu tidak terlalu banyak. Campuran Indonesia, Barat dan Asia. Karena penganut vegan, maka ada beberapa menu mengandung bawang. Jika menginginkan menu tanpa bawang, beberapa menu

    Nasi Oseng Tongseng (9.5/10)
    "Tongseng" hadir dalam wujud yang tidak akan terbayangkan kebanyakan orang, yaitu dalam wujud daging jamur suwir dan renyah. Belum pernah kan makan "tongseng" renyah?
    Kuah tongseng cenderung berani pedas. Walaupun dari segi bumbu tidak autentik, namun rasanya kuah enak.

    Nasi Ayam Teriyaki dengan Salad (Mengandung bawang) (9/10)
    Gorengan memiliki tekstur renyah yang awet. Bahkan sampai gorengan dingin tetap renyah. Hanya saja, gorengan agak keras. Potongan berukuran bite size.
    Sausnya cenderung manis dan gurih. Terasa pas dengan gorengan.
    Salad hadir dengan beragam macam sayuran yang lazim ditemukan pada salad. Agar ada nuansa Jepang, ditambahkan edamame. 
    Porsi menu cukup besar. Baik porsi daging dan salad sama banyaknya.

    Batagor Bumbu Kecap (9/10)
    Batagor versi Hejo Eatery mengingatkan pada batagor aci. Dari segi rasa kurang lebih sama seperti batagor aci pada umumnya, bedanya kali ini yang menyajikan adalah restoran. Gorengan renyah, terutama pada kulit.
    Saus kacang cenderung pedas. Hanya saja, saus kacang terasa kurang kecap. Perlu tambah kecap agar semakin mantap.

    Kombucha Jasmine (9/10)
    Salah satu minuman unggulan yang ditawarkan di Hejo Eatery adalah Kombucha.
    Terdapat beberapa varian yang ditawarkan, salah satunya adalah Jasmine.
    Segarnya rasa asam kombucha berpadu dengan wangi dan rasa jasmine. Kombinasi yang menyegarkan, serasa sedang minum teh.

    Passion Peach Tea (8.5/10)
    Passion Peach Tea termasuk menu baru di Hejo Eatery. 
    Rasa minuman cukup menyegarkan, walaupun dari segi rasa lebih dominan rasa markisa dibandingkan rasa peach.

    Menunya enak-enak semua. Walaupun vegan, tidak menghalangi menu terasa lezat di lidah. Bumbunya juga cukup berani. Nyaris tak ada bedanya dengan menu pada umumnya. 

    Selain makanan berat, ada juga produk pastry. Sayangnya rasa kue tidak seenak menu makanan berat.

    Cheezy Cheese Croissant (5/10)
    Croissant tampil dalam rupa kempes. Iya, karena tampak gepeng seolah croissant habis ditekan. Tekstur dan rasa aneh, tidak seperti croissant pada umumnya. Jatuhnya malah kayak makan roti dibentuk menyerupai croissant.
    Di sisi lain, taburan keju berlimpah.

    Pain Au Chocolate (7/10)
    Dibandingkan Cheezy Cheese Croissant, menu ini jauh lebih baik dari segi penampilan. Tipikal pastry pada umumnya.
    Rasa pastry biasa saja. Filling juga pelit.
    Tempat duduk terbatas. Sebagian di dekat kasir semi indoor, sebagian lagi full indoor.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.4  
    Goodwheel Companion [ Dago Bawah, Kafe ]

    Ahlinya Beef Brisket Enak di Bandung

    Goodwheel Companion dikenal luas dengan menu BBQ ala Amerika, secara spesifik fokus menjual beef brisket sebagai menu unggulan mereka. Walaupun lokasinya berada di area yang tidak strategis, namun tidak menyurutkan minat konsumen. Maklum, karena pemain di bidang BBQ ala Amerika sangat minim di Bandung.

    Pilihan menu tidak terlalu banyak, karena fokus utama berada di menu BBQ. Ada menu lain seperti snack, pizza, flatbread, dan burger. Minumannya justru bertolak belakang dengan menu makan. Pilihannya sangat beragam, beberapa diantaranya adalah racikan sendiri.

    Konsep sudah dipersiapkan secara matang, terutama di interior yang sangat unik (interior mengusung konsep penggemar moge ala Amerika Serikat), playlist lagu, menu, dan minuman racikan sendiri. Sayang, eksekusi belum sepenuhnya sempurna. Saus cenderung ala kadarnya.

    Personal Brisket (Less fatty) (8.5/10) 
    Walaupun untuk personal, namun lauknya sangat beragam. Ada beef brisket, keripik kentang, karbohidrat (pilih antara fried fries atau Mac n' Cheese), irisan nanas panggang, coleslaw, dan saus (di sini diberi label condiment). Lauknya enak-enak semua. 
    Daging sangat empuk dan terasa lembut di lidah. Suka banget sama karakter teksturnya. Daging juga dipotong slice, jadi tidak perlu susah payah memotong. Ada rasa smokey. Rasa hanya sebatas asin saja karena didesain untuk dimakan dengan mencocol.
    Sayangnya, ada masalah ketidakjujuran. Judul less fatty, namun daging yang disajikan masih ada banyak lemak. 
    Coba saus Goodwheel Sauce, Mushroom Sauce dan BBQ Sauce. Sayang rasanya cenderung pasaran. Goodwheel Sauce dan Mushroom Sauce pakai saus instan buatan Del Monte. Jujur agak disayangkan menggunakan saus instan, mengingat Goodwheel Companion menjual kombucha dan artisan tea racikan sendiri.
    Porsi menu cukup besar. 

    Chicken With Butter Rice (8.5/10) 
    Isi lauk serupa dengan Personal Brisket, bedanya beef brisket diganti menjadi roasted chicken. 
    Sesuai dengan gambarnya, ayam disajikan dalam keadaan sedikit overcook. Bagian kulit gosong. Untung bagian daging masih empuk dan tidak gosong. Ada rasa smokey. Rasa hanya sebatas asin saja karena didesain untuk dimakan dengan mencocol. 
    Butter rice hadir dengan rasa mentega yang cukup kentara di lidah. Ada sayuran seperti jagung dan wortel juga tampil bersama butter rice. Cukup konsisten rasanya. Tak ada nasi yang terasa seperti kurang bumbu.
    Porsi menu cukup besar.

    Potato Chips (9/10)
    Jujur kurang begitu paham apa rasa bumbu potato chips, yang pasti warnanya orange tapi bukan rasa pedas. Rasa cenderung gurih.
    Bumbu pada potato chips tersebar secara merata. Semua potongan rasanya konsisten.

    Fried Fries (9/10)
    Bumbu yang digunakan sama persis dengan bumbu pada Potato Chips.

    Mac n' Cheese (9/10)
    Sausnya creamy dan lembut. Walaupun rasa keju, namun sama sekali tidak asin.
    Bukan tipe yang makaroninya 'mengapung' di saus. Versi Goodwheel Companion cenderung hampir kering, sangat sedikit sausnya.

    Coleslaw (9/10)
    Berbeda dengan coleslaw di tempat lain, coleslaw versi Goodwheel Companion menggunakan vinegar sebagai salad dressing. Maka rasa sayur cenderung asam. Untuk sayurannya sendiri tampak segar dan renyah. 
    Porsi sayur cenderung sangat sedikit untuk ukuran restoran yang menjual menu steak.

    Scarlet (10/10) 
    Artisan Tea termasuk minuman unggulan di Goodwheel Companion. 
    Rasa dan aroma teh cenderung manis sekalipun tidak ditambahkan gula. Segar, manis, dan asam. 
    Setiap pembelian diberikan 2 gelas.

    Dessert Sunset (10/10) 
    Teh green tea dengan tambahan rasa manga. Rasanya segar dan bikin tenang.

    Menu di Goodwheel Companion bukan tipe yang berani asin. 

    Khusus keripik kentang, kombucha, dan artisan tea, bisa dibeli di kasir.

    Terdapat pilihan tempat duduk indoor dan outdoor, tapi jumlah di area indoor jauh lebih sedikit di outdoor. Duduk di outdoor tak perlu khawatir kehujanan, karena ditutup atap. Ada private room juga. Di dekat tangga depan ada photobooth juga. 

    Parkir adalah challenge terbesar dalam mengunjungi Goodwheel Companion. Area parkir yang tersedia sangat terbatas. Bila parkir di jalan juga sulit karena sering dipenuhi mobil dan jalan berukuran sempit.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!




  • 4.6  
    Cafe Cinde [ Surapati, Kafe ]

    Mencoba Menu yang Lain

    Makan lagi di Cinde Paviliun. Berhubung waktu itu makannya masing-masing, maka hanya dua menu yang sempat dicoba. Satu menu repeat, yaitu Beef Picante Pizza.

    Rosemary Chicken Steak (9/10)
    Wangi dan rasa rosemary menyeruak. Lumayan menambah rasa, tidak sekadar rasa asin saja. Ayam disajikan bersama saus BBQ.
    Kentang tampil berbeda, dibentuk seperti schotel. Rasa kentang creamy dan gurih. Terutama bagian topping ada rasa keju.
    Karakter rasa mudah diterima oleh lidah sekalipun menu terkesan tidak umum.
    Porsi ayam dan kentang tidak terlalu besar. Bagi yang terbiasa makan banyak akan merasa kurang kenyang.
    Catatan: Khusus menu Angel Hair Aglio Olio rasanya sangat pedas menurut orang yang sempat mencoba.

    Harga per orang: Rp. 50.000 - Rp. 100.000
    Makasih Infonya!